PERBEDAAN BUKU FIKSI DAN NON-FIKSI MATERI KELAS XII BAHASA INDONESIA

Membaca buku merupakan hal yang penting untuk mencari informasi dan pengetahuan yang luas. Banyak buku-buku bermanfaat yang sangat berguna untuk menunjang kegiatan belajar agar tercapainya tujuan pembelajaran yang baik. Selain untuk menambah wawasan, membaca buku bisa dijadikan sebagai hobi yang akan mendatangkan banyak kepuasan dan kenikmatan bagi pembacanya. Buku sendiri terdiri dari 2 jenis yaitu buku fiksi dan buku non-fiksi. Oleh karena itu, perlu diketahui lebih dalam tentang jenis-jenis buku agar kegiatan membaca lebih efektif. 

Dalam kesempatan kali ini, saya Sabrina Yulia Isnani dan rekan saya Syawalia Fazarizqa Nurhidayat akan memberikan beberapa penjelasan mengenai buku fiksi, buku non-fiksi, dan perbedaan keduanya. 

                                                                     pinterest.com/Theta

        Seperti yang kita ketahui, terdapat dua jenis buku yaitu buku fiksi dan buku non-fiksi. Berikut adalah penjelasan mengenai keduanya :

1.      Buku Fiksi

Menurut Abrams (1981:61) bahwa pengertian fiksi adalah cerita rekaan atau cerita khayalan karya naratif yang tidak menyaran pada kebenaran sejarah. Menurut Wellek dan Warren (1956:212) bahwa pengertian fiksi adalah bangunan struktur yang koheren dan tetap mempunyai tujuan estetik. Menurut KBBI Edisi V mendefinisikan kata fiksi sebagai cerita rekaan seperti roman, novel, dan sebagainya.

Buku fiksi merupakan buku yang berisi cerita, sifatnya imajinatif. Tidak membutuhkan pengamatan dalam pembuatannya dan tidak perlu dipertanggungjawabkan, karena ide ceritanya berasal dari khayalan atau imajinasi penulis. Bahasa yang digunakan biasanya bahasa kiasan atau konotatif. Jadi, pembaca diajak untuk masuk ke dalam cerita itu dengan bahasa yang tidak biasa.

Contoh dari buku fiksi adalah :

A. Novel

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, novel adalah karangan prosa panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

B. Cerpen

Menurut Sumarjo dan Saini, cerpen adalah sebuah cerita yang tidak benar-benar terjadi pada dunia nyata dan ceritanya singkat dan pendek.

C. Puisi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, mantra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi juga dikenal sebagai seni tertulis yang isinya merupakan ungkapan pikiran, perasaan, mengandung pesan, dan bahasanya indah.

D. Drama

Drama merupakan jenis karya sastra yang menggambarkan kehidupan manusia dengan gerak. Pada hakikatnya, drama menggunakan beberapa tokoh untuk mengungkapkan dialog disertai gerak-gerik dan unsur artistik pertunjukan.

E. Dongeng

Dongeng adalah salah satu cerita rakyat yang cukup beragam cakupannya dan berasal dari berbagai kelompok etnis, masyarakat, atau daerah tertentu di berbagai belahan dunia.

F. Mitos

Mitos atau mite adalah bagian dari suatu folklor yang berupa kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Dalam pengertian lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional.

G. Fabel

Fabel adalah cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai manusia. Kadang fabel juga memasukkan karakter minoritas berupa manusia. Cerita fabel sering disebut cerita moral karena mengandung pesan yang berkaitan dengan moral.

H. Hikayat

Hikayat adalah salah satu bentuk karya sastra yang dalam bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat.

I. Komik

Komik adalah media yang digunakan untuk mengekspresikan ide dengan gambar, sering dikombinasikan dengan teks atau informasi visual lainnya. 


    2. Buku Non-fiksi

Menurut Geir Farner, non-fiksi adalah klasifikasi untuk setiap karya informatif yang pengarangnya dengan itikad baik bertanggungjawab atas kebenaran atau akurasi dari peristiwa, orang, atau informasi yang disajikan. Menurut KBBI, non-fiksi adalah yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan. Buku non-fiksi ialah karya seni  yang sifatnya faktual sehingga di dalamnya mengandung kejadian nyata. Teks di dalamnya bukanlah hasil dari imajinasi seseorang sebab untuk membuatnya dibutuhkan pengetahuan dan ilmu. Umumnya buku bersifat informatif seperti memaparkan opini atau gagasan dalam teks nya. Apabila bentuknya cerita, maka karya itu sifatnya aktual dan bisa dibuktikan.

Berdasarkan pengertian diatas, berikut adalah berbagai jenis dari karya non-fiksi :

A.    Laporan Ilmiah

Laporan ilmiah adalah ialah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu pengetahuam dan teknologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada orang – orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu.

B.    Skripsi

Menurut KBBI, skripsi merupakan karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademis. Jadi skripsis adalah karya tulis ilmiah hasil penelitian mahasiswa sarjana strata satu (S1) yang membahas hasil penelitiannya sesuai kaidah penulisan dan aturan skripsi.

C.    Disertasi

Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhr seseorang mahasiswa dalam penyelesaian program S3. Disertasi juga merupakan bukti kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru dalam program ilmu yang di pilih seorang mahasiswa S3.

D.    Tesis

Tesis adalah tugas akhir jenjang magister (S2). Thesis salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis. Tesis merupakan pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen-argumen untuk dikemukakan, merupakan hasil dari studi yang sistematis atas masalah, tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi.

E.    Buku Pelajaran

Buku pelajaran adalah buku berisi pengetahuan untuk bidang ilmu atau mata pelajaran tertentu dan diperuntukkan bagi siswa pada suatu jenjang pendidikan tertentu atau sebagai bahan pegangan mengajar guru, baik sebagai buku utama atau buku pelengkap.

F.    Buku Ensiklopedia

Ensiklopedia adalah buku yang berisi berbagai bidang ilmu pengetahuan dan informasi. Kamus adalah buku berisi kata-kata beserta pengertian atau pemaknaannya. Kamus biasanya berisi sebuah terjemahan, istilah penting, dan keterangan-keterangan lain. Ensiklopedia merupakan perkembangan dari kamus.

G.    Jurnal

Jurnal adalah publikasi ilmiah yang berisi kumpulan artikel dan pada umumnya terbit secara reguler, seperti misalnya dua kali atau empat kali dalam setahun. Naskah artikel yang ditulis untuk jurnal direview atau dievaluasi oleh tim reviewer sebelum masuk ke meja editorial jurnal. Reviewer artikel jurnal biasanya lebih dari satu orang yang merupakan pakar di bidang studi tertentu sesuai dengan topik yang ditulis dalam artikel.

H.    Biografi

Biografi adalah kisah hidup atau perjalanan hidup seseorang yang dituliskan oleh orang lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, biografi adalah riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain. Biasanya, istilah biografi dipelajari dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, atau dipelajari oleh mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

I.    Esai

Esai merupakan sebuah karangan atau tulisan yang membahas suatu tema dari sudut pandang pribadi si penulis. Bisa dibilang bahwa esai merupakan tulisan yang mengandung pendapat dan bersifat subyektif dan argumentatif.   

 J.     Opini

Opini adalah suatu sikap atau pendapat seseorang mengenai sebuah keadaan yang pernah ataupun belum terjadi. Opini sangat dipengaruhi oleh perasaan, pemikiran, perspektif, keinginan, sikap, pengalaman, pemahaman, keyakinan setiap individu. Jadi, opini antara satu orang dengan orang lainnya cenderung tidak sama sebab dipengaruhi pola pikir, pengetahuan, serta lingkungan dalam menanggapi suatu persoalan.   

K.    Pidato

Pidato adalah suatu kegiatan berbicara di depan orang banyak dengan menggunakan bahasa yang baik untuk menyampaikan gagasan kepada orang lain. Pidato memiliki tujuan untuk mempengaruhi orang lain agar mengikuti kemauan atau maksud kita dengan suka rela. Pidato juga merupakan suatu kegiatan untuk menyampaikan informasi di depan umum.


Itulah penjelasan-penjelasan mengenai buku fiksi dan buku non-fiksi yang dapat kami paparkan. Mohon maaf bila ada kekurangan atau ketidaktepatan dalam penggunaan gaya bahasa. Semoga materi yang telah kami paparkan ini dapat bermanfaat bagi kalian semua. Terimakasih.


Sumber :

https://www.ruangguru.com/blog/tag/bahasa-indonesia-xii

https://sevima.com/apa-pengertian-dan-perbedaan-skripsi-tesis-dan-disertasi/

https://mediaguru.co.id/konsultasi-umum-2/buku-pelajaran/

http://sosiologis.com/apa-itu-jurnal

https://tirto.id/apa-yang-dimaksud-biografi-tokoh-pengertian-contoh-dan-struktur-gay3

https://www.quipper.com/id/blog/mapel/bahasa-indonesia/pengertian-struktur-dan-contoh-esai-yang-patut-kamu-pahami/

https://id.berita.yahoo.com/pengertian-fakta-dan-opini-ciri-072011940.html

https://bobo.grid.id/read/082698079/pidato-pengertian-struktur-ciri-ciri-metode-tujuan-dan-jenis-jenisnya?page=all



Comments