Hi fellas!
Di kesempatan kali ini aku mau review buku yang baru aja selesai aku baca sekitar seminggu yang lalu. Buku fenomenal yang udah terbit dari sebelum aku lahir, Harry Potter Series. Aku udah baca buku ke 1-3 tapi sekarang aku cuma mau review buku ke-4 nya aja karena ini bisa dibilang buku favorit aku, kenapa? Bakal aku kasih tau sebentar lagi hahaha sabar!
Siapa sih yang enggak tahu Harry Potter? Si Anak Terpilih yang selamat dari kutukan penyihir jahat?
Meskipun buku ini udah ada dari waktu aku kecil tapi aku baru baca sekarang, pas umur aku 18 tahun. Yah bisa dibilang telat 20 tahun atau lebih lah ya but who cares anyway. Awal mulanya aku kurang minat sama series ini karena aku pikir ya paling ceritanya gitu-gitu aja tentang penyihir di sekolah sihir ngelawan penyihir jahat ah udah ketebak jalan ceritanya. Tapi suatu hari pada saat aku lagi scroll TikTok, fyp aku isinya Harry Potter semua. Lama-lama aku tertarik, apalagi mereka pada bikin video POV tentang salah satu karakter, Draco Malfoy, yang waktu itu hype banget sampai ada hashtag #Dracotok. Pokoknya mereka kreatif-kreatif semua deh! Nah dari situ aku mulai penasaran dan langsung nontonin film nya satu- persatu. Ada 8 film Harry Potter yang aku tonton selama seminggu. Gila gak tuh langsung ditonton semua.
Karena aku tipe orang yang punya pemikiran "Books are always better than movies" jadi aku langsung beli deh buku-buku Harry Potter, saking penasarannya sampai rela gak jajan karena uangnya ditabung buat beli buku. And here I am, udah baca sampai buku ke-4 and I will give you guys my thoughts.
source : instagram.com/sabrinereads
Judul
: Harry Potter and The Goblet of FirePengarang : J.K Rowling
Tahun Terbit : 2001
Blurb :
Tahun ini akan berlangsung Piala Dunia Quidditch. Harry ingin sekali menontonnya, tetapi akankah keluarga Dursley mengizinkannya? Tahun ini Hogwarts juga akan menjadi tuan rumah turnamen sihir yang sudah lebih seratus tahun tak pernah diadakan. Tahun ini, Harry yang beranjak remaja, juga mulai naksir cewek. Wujud Lord Voldemort akan kembali sempurna bila dia berhasil medapatkan darah musuh besarnya, Harry Potter, apakah abdi setia Lord Voldemort berhasil menculik dan membawa Harry kepadanya?
My Thoughts :
Meskipun aku udah tahu jalan cerita atau plotnya dari film, tapi kadang aku masih kayak "Hah apa? Kok gini sih?" setiap beberapa chapter. Banyak adegan di buku yang dihilangkan, jadi masih banyak kejutan-kejutan yang unexpected tapi exciting. Dimulai dari Piala Dunia Quidditch yang seru abis terus perjalanan mereka balik ke Hogwarts yang dibumbui dengan kejadian-kejadian aneh seperti mimpi Harry tentang Lord Voldemort dan masih banyak lagi.
Konflik di buku ini lumayan berat dibanding buku-buku sebelumnya dan menurutku terkesan lebih dark dan menegangkan dengan adanya Piala Triwizard dan kemunculan Death Eater. Karakter-karakternya terutama The Golden Trio, Harry Ron Hermione, juga semakin berkembang dengan bertambahnya umur mereka. Khususnya Hermione, kalau di buku sebelumnya mungkin dia lebih berpegang pada kepintarannya aja tapi di buku ini dia lebih percaya kepada tekadnya sendiri dan juga lebih berani bertindak untuk mengatasi sesuatu.
Seperti yang udah kalian tahu, Lord Voldemort return in this book. Dia dan kekuatannya kembali. Karena sebelumnya bentuk dia cuma kayak bayi kecil gitu lucu tapi serem. Di buku ini tubuhnya kembali seperti semula. Dan itulah alasan kenapa buku ini jadi buku favorit aku. Juga dengan adanya peri rumah si Dobby yang baiknya kebangetan dan kata-katanya waktu muji Harry Potter yang bikin aku meleleh. Dear Dobby, Sabrin loves you!
My favorite quote from this book would be, "You fail to regconize that it matters not what someone is born, but what they grow to be!"
Okay, segitu aja review dari aku! Hope you enjoy it! Dan boleh juga kalo mau diskusi atau sharing tentang buku dan lain-lain, hit me up on ig @sabrinereads.
See you when I see you...
Comments
Post a Comment